GILANGNEWS.COM — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Riau, dinamika internal partai mulai menghangat. Dua nama yang mengemuka dalam bursa calon Ketua DPD I Golkar Riau adalah Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan, dan Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto. Meski keduanya dinilai memiliki kapasitas, posisi mereka kini bergantung pada dinamika aturan internal partai.
Kader senior Partai Golkar, Erizal Muluk, menegaskan bahwa keputusan akhir terkait ketua DPD I Golkar Riau berada di tangan para pemilik hak suara. “Yang punya hak memilih itu DPD kabupaten/kota se-Riau, ditambah ormas pendiri dan didirikan, organisasi sayap, Dewan Pertimbangan, DPD I, dan DPP,” ujar Erizal saat diwawancarai, Kamis (17/4/2025).
Menurut dia, selama syarat pencalonan sesuai dengan AD/ART dan petunjuk pelaksana (juklak), maka siapapun bisa maju. Namun, apabila ada calon yang tidak memenuhi syarat, keputusan selanjutnya berada di tangan DPP. “Bisa saja berubah lewat Munas atau Rapimnas,” ucap mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru tersebut.