GILANGNEWS.COM - Yuharti (75) tahun, yang merupakan seorang pensiunan guru di Pekanbaru, diduga jadi korban penggelapan dan penipuan oleh BKL, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau.
Fauzi, selaku keluarga jauh dari Yuharti menjelaskan, bahwa BKL diduga melakukan penggelapan dan penipuan terhadap Yuharti yang tinggal sebatang kara setelah anaknya meninggal dunia pada tahun 2023 lalu. Karena tidak lagi memiliki keluarga di Pekanbaru, Yuharti berencana menjual rumahnya dan ingin pulang kampung.
"Karena itu, Ibu Yuharti bercerita keinginannya untuk menjual rumah kepada Agus (Alm), yang merupakan langganan anaknya beli majalah di Rumbai. Setelah itu, Agus juga bercerita-cerita kepada BKL soal ibu Yuharti mau jual rumah. Merasa tertarik, BKL kemudian meminta Agus untuk menunjukkan dimana rumah yang akan dijual," ujar Fauzi, Jumat (23/5/2025).