Kunjungan Wisman ke Riau Turun 10,74 Persen pada April 2025

Sabtu, 07 Juni 2025 | 13:30:49 WIB

GILANGNEWS.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama imigrasi pada April 2025 hanya mencapai 4.872 kunjungan.

Jumlah ini mengalami penurunan 10,74 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 5.458 kunjungan. Bahkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angkanya anjlok hingga 43,86 persen.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengatakan penurunan ini terjadi di semua pintu masuk imigrasi, baik jalur udara maupun laut.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • "Meskipun ada pertumbuhan positif pada tahun 2023, tren kunjungan pada April 2025 menunjukkan perlambatan yang cukup signifikan, baik secara bulanan maupun tahunan," ujar Asep, Sabtu (7/6/2025).

    Menurutnya, moda transportasi udara masih menjadi pilihan utama wisman yang datang ke Riau. Dari total kunjungan April 2025, sebanyak 57,33 persen wisman menggunakan pesawat udara, sedangkan sisanya, 42,67 persen menggunakan jalur laut.

    Secara rinci, jumlah kunjungan dengan moda udara mencapai 2.793 kunjungan, bahkan tumbuh 6,93 persen dibandingkan Maret 2025. Namun, jika dibandingkan April 2024, tetap mencatatkan penurunan hingga 30,11 persen.

    Lanjut Asep, Wisman asal Malaysia masih mendominasi dengan total 2.901 kunjungan atau 59,54 persen dari total wisman yang masuk ke Riau. Disusul oleh Singapura (225 kunjungan), Tiongkok (131), India (61), dan Prancis (44).

    Menariknya, meskipun secara keseluruhan tren kunjungan menurun, wisman dari Prancis mengalami lonjakan tertinggi, yakni naik 175 persen dibanding bulan sebelumnya. Disusul oleh wisman Australia yang meningkat 73,33 persen.

    “Sementara itu, kunjungan dari Belanda mencatat penurunan paling tajam, yakni turun 36,36 persen, dan dari Malaysia turun 24,90 persen,” cakap Asep.

    Asep menyebutkan bahwa tahun 2023 menjadi tonggak penting kebangkitan pariwisata pasca-pandemi, dengan total kunjungan mencapai 394,55 ribu, atau tumbuh 68,31 persen dibanding tahun sebelumnya.

    “Bahkan jumlah kunjungan sepanjang 2023 sudah melampaui angka sebelum pandemi pada 2019 yang sebesar 328,59 ribu,” pungkasnya.

    Terkini