GILANGNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, berupaya menjaga keseimbangan fiskal daerah menyusul realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang diprediksi tidak mencapai target.
Saat ini, pemko tengah melakukan efisiensi dan rasionalisasi anggaran guna menekan potensi tunda bayar yang sebelumnya terjadi.
"APBD tahun 2025 memang telah ditetapkan sebesar Rp3,02 triliun. Namun, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, realisasi anggaran hanya mencapai sekitar Rp2,7 triliun. Selisih ini yang kemudian menyebabkan munculnya tunda bayar," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Selasa (10/6).