Pengamat: Ketua Golkar Riau Harus Siap Jadi Lokomotif Kemenangan dan Maju di Pilgub 2029

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:09:29 WIB
Pengamat politik Riau, Dr. Zulkarnain Kadir SH MH

GILANGNEWS.COM - Pengamat politik Riau, Dr. Zulkarnain Kadir SH MH, menegaskan bahwa Ketua DPD I Partai Golkar Riau yang akan terpilih nanti harus memiliki visi besar, ketegasan, dan kesiapan untuk menjadi lokomotif kemenangan partai di masa mendatang.

Ia menilai, pemimpin Golkar Riau ke depan tidak hanya cukup menjadi organisator yang solid, tetapi juga harus berani tampil sebagai tokoh utama dan siap maju dalam pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri).

“Ketua Golkar Riau ke depan harus punya target yang jelas. Pertama, meningkatkan perolehan suara partai di Pemilu 2029. Kedua, merebut kembali kursi Ketua DPRD Riau. Dan yang paling strategis, siap bertarung di Pilgub Riau agar partai ini kembali menjadi kekuatan utama politik daerah,” ujar Zulkarnain, Sabtu (18/10/2025).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir, Partai Golkar di Riau mengalami penurunan pengaruh politik yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan lemahnya konsolidasi internal.

    “Kalau Golkar tidak segera bangkit dan menyiapkan tokoh kuat di Riau, partai ini bisa menjadi partai gurem ke depan. Ketua Golkar harus tampil sebagai figur sentral, bukan hanya mengatur organisasi, tapi juga menjadi magnet elektoral,” ujarnya.

    Zulkarnain juga menyoroti kelemahan mendasar yang kerap muncul di tubuh Golkar Riau, terutama saat pelaksanaan Pilkada. Ia menilai, kader dan tokoh partai sering kali tidak solid dalam memberikan dukungan, bahkan saling berseberangan di lapangan.

    “Kelemahan Golkar selama ini adalah tidak kompak. Saat Pilkada, banyak kader justru jalan sendiri-sendiri. Yang lebih fatal, tidak ada sanksi tegas bagi mereka yang membelot dari keputusan partai. Padahal, disiplin politik sangat penting untuk menjaga marwah organisasi,” jelasnya.

    Ia menekankan, Ketua Golkar Riau mendatang harus mampu memperkuat komunikasi internal, menegakkan disiplin partai, serta membangun kembali militansi kader di semua tingkatan. Hanya dengan cara itu, menurutnya, Golkar bisa kembali menjadi kekuatan dominan di Riau.

    “Golkar punya sejarah panjang di Riau. Ini partai besar yang pernah melahirkan banyak pemimpin daerah. Jangan sampai kejayaan itu hilang hanya karena kurangnya ketegasan dan arah kepemimpinan. Ketua baru nanti harus berani memimpin, bukan hanya mengatur,” tutup Zulkarnain.
     

    Terkini