Waspada, Virus Baru yang Disebarkan di Aplikasi WhatsApp

Rabu, 04 Januari 2017 | 11:56:12 WIB
Logo WhatsApp

GILANGNEWS.COM - Tentu kalian sudah mengenal betul dengan WhatasApp.

Aplikasi messenger atau chatting tersebut merupakan aplikasi yang paling terkenal di dunia smartphone hingga saat ini. Tak heran jika aplikasi ini sudah pasti ada pada setiap perangkat smartphone. Semakin berkembangnya teknologi, semakin tak menutup kemungkinan juga jika WhatsApp mulai sedikit demi sedikit disusupi virus.

Lebih baik waspada mulai saat ini. Modus baru mulai terlihat dengan munculnya pesan berantai dari kerabat atau teman kalian yang sering membagikan sebuah pesan dengan berisi tautan di dalamnya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Menurut IB Times India, ada 2 jenis virus baru mulai disebarkan viaWhatsApp. Parahnya lagi, virus tersebut mampu mencuri informasi milik pengguna yang tersimpan di dalam ponsel.

    Uniknya lagi, virus tersebut menyebar dengan membawa nama organisasi terkemuka seperti NDA (National Defence Academy) dan masih banyak lagi,sebagaimana dilansir pekanbaru.tribunnews.com

    Tentu saja hal ini digunakan untuk mengelabui kalian. Jika kalian membukan tautan yang dilampirkan, sejak saat itu pula segala informasi pribadi termasuk informasi perbankan kalian bisa diakses.

    Tentu saja ada potensi informasi kalian bakal disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab nantinya. Parahnya lagi, dari laporan yang beredar menyebutkan bahwa virus ini dibuat mirip seperti format Microsoft Excel, Microsoft Word, dan bahkan PDF. Menurut laporan, berbagai Informasi perbankan yang bisa diakses oleh virus seperti data login, password m-banking, dan juga kode maupun PIN.

    Meski terjadi di India bukan berarti kita tak perlu waspada ya! Jika kalian mendapati pesan berantai dengan disertai tautan di dalamnya, ada baiknya kalian mengabaikan dan segera menghapusnya.***

     

    Terkini