Pemprov Riau Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak di Pekanbaru, UPT Diminta Bergerak Cepat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:24:43 WIB

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur pada sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Kota Pekanbaru.

Penanganan jalan rusak saat ini menjadi prioritas utama Pemprov Riau guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Thomas Larfo Dimiera melalui Kepala Bidang Bina Marga, Zulfahmi, Sabtu (17/1/2026).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Zulfahmi mengatakan, bahwa Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto telah menginstruksikan langkah strategis dengan mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di masing-masing wilayah. Langkah awal yang diambil adalah fokus pada penutupan lubang-lubang jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

    "Pak Plt Gubernur sudah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini. Terutama dengan menggerakkan seluruh UPT agar segera menyelesaikan perbaikan lubang jalan terlebih dahulu sebagai tindakan cepat di lapangan," katanya.

    Sebagai bukti nyata di lapangan, UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I baru saja menuntaskan pemeliharaan rutin pada Jalan Hangtuah, Kota Pekanbaru. Petugas melakukan pekerjaan patching atau penambalan lubang sesuai dengan arahan pimpinan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di salah satu urat nadi transportasi kota tersebut.

    Terkait ruas jalan lainnya, Zulfahmi tidak menampik adanya tantangan besar berupa keterbatasan anggaran pada Dinas PUPR-PKPP Riau. Hal ini disebabkan karena alokasi perbaikan jalan harus dibagi secara adil untuk 12 kabupaten/kota di seluruh Riau, apalagi jalan provinsi memiliki spesifikasi material yang lebih tinggi dan biaya yang lebih besar.

    Zulfahmi juga mengingatkan bahwa pada tahun 2024 lalu, Pemprov Riau telah memberikan kontribusi besar dengan mengambil alih perbaikan 16 ruas jalan yang sebelumnya merupakan kewenangan Pemko Pekanbaru. Kebijakan ini diambil untuk membantu pemerintah kota menangani kerusakan jalan yang sempat mengalami kondisi cukup parah di berbagai titik strategis.

    Rincian 16 ruas jalan yang telah dialihkan dan diperbaiki tersebut meliputi Jalan Datuk Setia Maharaja, Jalan Pesantren, Jalan Sisingamangaraja, Sultan Syarif Kasim, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Diponegoro, Jalan Patimura, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Ahmad Yani, Jalam M. Yamin, Jalan Juanda, Jalan Adi Sucipto, Jalan Kartama, Jalan Teropong, Jalan Cipta Karya, hingga Jalan Imam Bonjol. Pengalihan ini terbukti efektif mengurangi beban kerusakan jalan di ibu kota provinsi.

    Selain ke-16 ruas tersebut, semangat #gesajalan yang digaungkan SF Hariyanto juga menyasar 8 ruas jalan tambahan di Pekanbaru tanpa mengubah status kewenangannya.

    Pemprov Riau berkomitmen untuk terus melanjutkan sinergi ini meski di tengah keterbatasan anggaran, demi mewujudkan infrastruktur transportasi yang lebih baik di masa depan. 

    Terkini