GILANGNEWS.COM - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi pada awal tahun ini mendapat banyak reaksi negatif di media sosial. Meski yang mengalami kenaikan harga bukan Solar dan Premium, tetap banyak masyarakat yang memprotesnya.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang, mengaku heran dengan protes tersebut. Sebab, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamax Turbo adalah 'BBM umum', bukan 'BBM subsidi' atau 'BBM penugasan'.
Pertamax series sama dengan BBM yang dijual di SPBU Shell, Total, dan AKR. Harganya memang fluktuatif, bisa berubah tiap 2 minggu mengikuti harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.