Polres Karanganyar Gelar Rekonstruksi Kasus Tewas Mahasiswa Diksar Mapala UII

Senin, 13 Maret 2017 | 17:16:32 WIB
suasana rekontruksi kasus tewasnya mahasiswa mapala uii

GILANGNEWS.COM - Kepolisian Resor Karanganyar menggelar rekonstruksi kasus dugaan tindak kekerasan dalam pelaksanaan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (13/3) siang. Rekonstruksi berlangsung di Watu Lumbung, Tawangmangu, Karanganyar.

Rekonstruksi dari kasus yang merenggut tiga nyawa mahasiswa UII pada Januari lalu itu menghadirkan seluruh peserta diksar Mapala UII berjumlah 37 orang. Kendati demikian, dua tersangka, yakni Angga Septiawan dan Wahyudi tak dihadirkan oleh tim Penyidik Polres Karanganyar. Anggota polisi pun menggantikan peran keduanya.

Dalam rekonstruksi, kedua tersangka berkali-kali melakukan tindak kekerasan kepada peserta diksar Mapala UII. Misalnya, pada adegan ketiga, saat tersangka Angga menampar dan memukul dada dan perut Muhammad Fadli, salah satu korban meninggal, sebanyak tiga kali. Tersangka lainnya, Wahyudi juga melakukan tindak kekerasan dengan menyabet punggung, dada, dan kaki Fadli menggunakan dahan pohon.

"Operasional (tersangka) mengucapkan 'selamat datang peserta diksar di lembah penyiksaan'," kata salah satu penyidik Polres Karanganyar saat berlangsungnya rekonstruksi.

Selain itu, Syait Asyam, korban meninggal yang perannya digantikan polisi, juga mendapatkan pukulan di jantung. Korban juga mendapat tendangan di bagian perut. Lebih dari itu, tersangka membanting tubuh peserta diksar lainnya, yakni Muhammad Kadar dan Hafiz hingga tersungkur ke tanah.   

Untuk diketahui, Diksar Mapala UII berujung dengan meninggalnya tiga orang peserta, yakni Muhammad Fadli, Sayit Asyam, dan Ilham Nur Padmy Listiadin.

Selang beberapa hari, polisi menangkap dan menetapkan tersangka dua panitia Diksar Mapa UII, yakni Wahyudi dan Angga Septiawan yang diduga melakukan tindak kekerasan dalam pelaksanaan diksar. Kendati demikian, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk menetapkan tersangka baru.***

 

sumber: reublika

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Terkini