Api di Sumur Minyak Aceh Padam, Korban Jiwa Jadi 21 Orang

Kamis, 26 April 2018 | 10:20:29 WIB
Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di sumur minyak di Aceh Timur, Rabu (25/4).

GILANGNEWS.COM - Jumlah korban jiwa kebakaran sumur minyak ilegal di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh bertambah menjadi 21 orang. Saat ini kobaran api di sumur minyak telah padam.

"Korban jiwa bertambah jadi 21 orang, 38 orang luka, lima rumah terbakar," kata Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Henny Nurmayani, dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis (26/4).

Ia mengatakan api yang berkobar seharian di sumur minyak itu berhasil dipadamkan pada pagi tadi.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Pemadaman ini melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Kendati demikian, Henny mengatakan gas masih keluar dari dalam sumur.

    "Api sudah padam pukul 05.00 WIB, namun gas masih terus keluar," ujarnya.

    Henny mengatakan sebanyak 198 jiwa harus diungsikan dari area kebakaran. Pasalnya, kebakaran terjadi di dekat permukiman warga.

    "Warga yang berdomisili di sekitar lokasi kebakaran mengalami kepanikan karena kebakaran terjadi di permukiman warga. Pengungsi berjumlah 55 kepala keluarga yang terdiri dari 198 jiwa," tuturnya.

    Pemerintah Provinsi Aceh juga memberikan bantuan logistik untuk mengakomodasi keperluan para pengungsi. Bantuan tersebut berupa barang-barang kebutuhan primer dan peralatan memasak.

    "Pemerintah Aceh memberikan bantuan peralatan dapur, perlengkapan makan, paket kesehatan keluarga, tikar, selimut, terpal, pakaian anak-anak dan paket sandang," terang Henny.

    Sumur pengeboran minyak ilegal yang dikelola masyarakat di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar, pada Rabu (25/4) pukul 02.00 WIB. Kobaran api membumbung hingga setinggi 100 meter.

    Sepuluh orang tewas di lokasi kejadian. Sementara sisanya meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit.

    Terkini