GILANGNEWS.COM - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menyebut tidak ada doktrinasi radikalisme dalam pawai budaya bercadar dan bergaya tenteng senjata, di Kota Probolinggo, Jawa Timur, dalam perayaan hari kemerdekaan ke-73 RI, beberapa hari lalu.
Susanto mengatakan itu saat berkunjung ke Probolinggo bersama Ketua Divisi Pengaduan KPAI Susianah Affandy. Di sana, Susanto dan Susianah berkoordinasi dengan Wali Kota Probolinggo Rukmini untuk menelaah lebih lanjut terkait peristiwa pawai budaya anak TK yang bercadar dan membawa replika senjata.
Dalam pertemuan itu hadir pula sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820 Probolinggo.