BMKG: Gempa Kembali Mengguncang Tiga Wilayah Indonesia Pagi Ini

Ahad, 09 Desember 2018 | 10:56:29 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi.

GILANGNEWS.COM - Gempa kembali mengguncang tiga wilayah di Indonesia pada Minggu (9/12/2018). Gempa terjadi sebanyak tiga kali sepanjang hari ini.

Gempa pertama terjadi dini hari tadi. Gempa berkekuatan 5,1 SR  mengguncang Bengkulu Utara, Bengkulu pada pukul 00.45 WIB dengan kedalaman 10 km.

Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami. Gempa berpusat di laut, 57 km Barat Daya Bengkulu Utara, Bengkulu. Gempa juga dirasakan oleh warga Bengkulu dan Kepahiyang dengan Skala MMI II-III dan Skala MMI I-II.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Kemudian, gempa kedua mengguncang Mamasa pada pukul 08.48 WIB. Gempa berkekuatan 3,1 SR terlah mengguncang Mamasa dengan kedalaman 5 km. Lewat Twitter resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan gempa tersebut dapat dirasakan oleh warga Mamasa.

    Pusat gempa berada di darat, 6 km Timur Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa. Gempa tersebut dirasakan oleh warga Bengkulu dengan Skala MMI II.

    Gempa ketiga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. Gempa tersebut berkekuatan 5 SR dengan kedalaman 10 km pada pukul 09.50 WIB.

    Gempa berpusat di laut, 160 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

    Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

    I MMI

    Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

    II MMI

    Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

    III MMI

    Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

    Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

    IV MMI

    Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

    V MMI

    Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

    VI MMI

    Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

    VII MMI

    Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

    Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

    VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

    Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

    IX MMI

    Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

    X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

    XI MMI

    Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

    Jembatan rusak, terjadi lembah.

    Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

    XII MMI

    Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

    Pemandangan menjadi gelap.

    Benda-benda terlempar ke udara.

    Terkini