Tim Prabowo Minta Polisi Periksa La Nyalla soal 'Jokowi PKI'

Jumat, 14 Desember 2018 | 11:23:12 WIB
BPN Prabowo-Sandi menilai polisi tak perlu menunggu laporan untuk memeriksa La Nyalla Mattalitti. soal hoaks Jokowi PKI.

GILANGNEWS.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta kepolisian segera memproses La Nyalla Mahmud Mattalitti secara hukum terkait pengakuan telah menyebarkan fitnah Presiden Joko Widodo adalah PKI dan keturunan China.

Anggota BPN Ferdinand Hutahean, mengatakan yang dilakukan La Nyalla serupa dengan Ratna Sarumpaet saat berbohong soal dipukuli.

"La Nyalla sudah mengakui menyebar fitnah dan hoaks, derajat hukumnya sama dengan Ratna. Tidak perlu tunggu laporan, penyidik kepolisian harus segera menjemput La Nyalla dan melakukan proses hukum," ucar Ferdinand saat ditanya wartawan, Jumat (14/12).

  • Baca Juga Catatan Penyandang Dana KKB Papua Ditemukan, Pimpinan DPRD dan Pejabat Pemda Diperiksa
  • Baca Juga Korban Salah Tangkap Densus 88 di Pekanbaru Dirawat di RS
  • Baca Juga Selama Sebulan Petugas Gabungan Telah Mengklaim Menembak 15 KKB di Puncak Papua
  • Baca Juga Teroris Al-Shabaab Serbu Hotel Berbintang di Somalia
  • Ferdinand menjelaskan saat ini posisi La Nyalla sama dengan Ratna. Permintaan maaf tak menghapus pidana.

    Mantan relawan Jokowi itu menyampaikan penyidikan terhadap La Nyalla akan membersihkan nama Jokowi. Kemudian, tuduhan liar ke Timses Prabowo-Hatta juga akan terungkap

    "Polisi harus bekerja. La Nyalla akan dimintai keterangan siapa yang menyuruh, membiayai. Jangan-jangan La Nyalla otaknya, dia biayai sendiri, dan dilakukan sendiri tidak ada yang menyuruh," tandas Ferdinand.

    Terlepas dari permintaan itu, Ferdinand yang menjabat Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat mengaku tak heran bila kepolisian enggan menindaklanjuti pernyataan La Nyalla.

    "Kami sih pesimis. Salah satu alasan kami menolak rezim ini satu periode lagi adalah ketidakadilan penegakan hukum," tutur Ferdinand.

    Sebelumnya, mantan Timses Prabowo-Hatta, La Nyalla Mattalitti memutuskan bergabung dengan Jokowi di Pilpres 2014. Politisi Partai Bulan Bintang itu pun mengungkap hal mengejutkan.

    La Nyalla mengaku menyebarkan fitnah Jokowi keturunan PKI dan China. Mantan Ketua Umum PSSI itu lantas meminta maaf kepada Jokowi dan jajarannya.

    "Pertama kali saya begitu mau mendukung Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf, bahwa saya yang isukan pak Jokowi PKI. Saya yang fitnah pak Jokowi Kristen, China," ujar La Nyalla saat ditemui di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12).

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB