GILANGNEWS.COM - Masyarakat Kepulauan Meranti, Riau, merayakan Tahun Baru Cina atau Imlek dengan festival 'perang air'. Festival, yang diberi nama Cian Cui, ini ternyata lahir dari ide seorang polisi bernama AKBP Zahwani Pandra Arsyad. Pandra menuturkan, bagi warga Tionghoa, air melambangkan berkat melimpah.
Pandra mencetuskan ide tersebut pada 2014, saat dirinya menjabat sebagai kapolres pertama di Meranti. Dia mengatakan sebelum resmi menjadi festival, tradisi menyiram air di hari Imlek menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga dia berfikir perlu adanya penertiban tanpa melunturkan tradisi.
"Saat itu masih banyak terjadi gangguan kamtibmas maupun kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, di mana tidak semua warga Selatpanjang, akan menerima apabila disiram air saat melintas di jalan," kata Pandra kepada media, Rabu (6/2/2019).