GILANGNEWS.COM - Pemerintah Arab Saudi memulangkan lima warga Sri Lanka diduga terkait dengan jaringan teroris yang melakukan serangan bom saat Paskah pada 21 April lalu. Kelimanya ditangkap di Jeddah.
"Anggota Departemen Penyelidikan Kejahatan membawa terduga ke Sri Lanka hari ini," kata juru bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera, seperti dilansir AFP, Jumat (14/6).
Di antara kelima orang yang ditangkap adalah Mohamed Milhan. Dia adalah tokoh senior kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ), yang diduga menjadi dalang dalam aksi teror yang merenggut 258 nyawa dan melukai sekitar 500 orang.