GILANGNEWS.COM - Setidaknya 57 orang tewas dan 18 ribu lainnya dirawat di rumah sakit akibat gelombang panas yang menerjang Jepang sejak akhir Juli lalu.
Sebagaimana dilansir kantor berita Kyodo, Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang melaporkan bahwa para korban yang tewas itu tersebar di 24 perfektur.
Kematian paling banyak terjadi di Hokkaido dengan tujuh orang tewas, disusul masing-masing lima orang di Ibaraki dan Saitama.