GILANGNEWS.COM - Menyikapi kabut asap dan memburuknya kualitas udara di Pekanbaru, beberapa sekolah ternyata mengambil langkah menghentikan sementara proses belajar mengajar. Dengan memulangkan siswa lebih cepat dari biasanya, dan berharap siswa dapat meneruskan belajar dirumah. Hal tersebut dilakukan oleh sebagian besar sekolah yang berada dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) seperti MI dan MTS serta pesantren.
Meski belum ada Instruksi Khusus, namun Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Edward S Umar MAg membenarkan kebijakan sekolah tersebut. Bahkan dia menyerahkan kebijakan meliburkan sekolah kepada pihak sekolah dengan melihat situasi yang berkembang dilapangan.
"Untuk kebijakan libur, kami serahkan ke sekolah. Tapi itu juga sudah kami surati ke seluruh sekolah dibawah Kemenag termasuk pesantren. Jika memang tempat mereka parah asapnya, bisa diliburkan. Jika tidak tentu tetap sekolah seperti biasanya. Intinya kondisional saja," terang Edward, Senin (9/9/2019).