Riau

Dua Bandar Narkoba Ditembak Mati, Ini Kata Wagub Riau

Wagubri Edy Natar Nasution.
Loading...

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengapresiasi kinerja jajaran Polda Riau yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 5 Kg sabu di Dumai, Jumat kemarin. Dalam penangkapan tersebut dua bandar jaringan internasional harus meregang nyawa setelah ditembus timah panas petugas karena melakukan perlawanan.

Apresiasi kinerja kepolisian disampaikan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution yang juga Komandan Satgas Penanggulangan Narkoba Provinsi Riau ini kepada wartawan, Sabtu (19/10/2019).

"Pak Kapolda ini sangat care terhadap masalah narkoba, karena ini kan terkait generasi muda kita ke depan. Itu merupakan tindakan yang patut diapresiasi," katanya.

Wagubri Edy mengatakan bahwa Pemprov Riau juga komitmen untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) terutama Satgas Penanggulangan Narkoba.

Loading...

"Kita membuat Satgas itu kan sekarang di Riau masalah narkoba sangat memprihatinkan, di tangan Pak Kapolda saya percaya di Riau lebih baik lagi ke depannya," ungkapnya.

"Mengenai tembak mati pelaku 2 orang di Dumai itu saya sangat salut terhadap Polda Riau, semoga di tangan Pak Kapolda yang sekarang, narkoba yang ada di Riau lebih diberantas lagi," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Riau menembak mati dua bandar narkoba jaringan internasional, Jumat (18/10/2019). Dari tangan pelaku diamankan barang bukti 5 kilogram sabu.

Penangkapan dilakukan di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 WIB. Kedua pengedar narkoba itu diketahui mengendarai mobil Pajero saat diburu petugas.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan, tindakan tegas terpaksa dilakukan karena kedua pelaku melawan ketika akan diamankan. Tindakan pelaku mengancam keselamatan.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar