GILANGNEWS.COM - Di tengah wabah Covid-19, di Kepulauan Meranti salat berjemaah di Musala dan Masjid belum ada pelarangan. Namun demikian, warga diminta untuk senantiasa memperhatikan faktor keselamatan.
Sebagaimana yang disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, akibat wabah virus corona, beberapa kota besar di Indonesia telah menutup masjid dan tempat ibadah lainnya. Hal ini dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 agar situasi kembali aman seperti sedia kala.
Namun, khusus di Kepulauan Meranti, Irwan menegaskan, belum ada pelarangan untuk melakukan salat berjemaah sebagaimana dilakukan beberapa kota besar lainnya. Sebab, hingga Jumat siang itu, Meranti belum berstatus tanggap darurat CoviD-19 belum ada warga Meranti positif terinfeksi virus corona (hasil positif dari uji lab).