Marah Dan Ancam Bubarkan Lembaga, Pak Jokowi Kepleset Omongan?

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:31:22 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

GILANGNEWS.COM - Pernyataan Presiden Joko Widodo yang tak segan membubarkan lembaga hingga mereshuffle kabinet masih abu-abu. Belum jelas apakah pernyataan tersebut akan benar-benar dilakukan atau hanya salah bicara.

"Menit 8.47, soal reshuffle. Karena wewenang presiden, ya lakukan saja," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon di akun Twitternya menanggapi video pidato Jokowi, Senin (29/6).

Jansen yang mengaku mengamati pidato tiap menitnya itu ragu dengan pernyataan Jokowi soal pembubaran lembaga.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Menit 8.43: bubarkan lembaga. Ini sebenarnya yang menarik, setelah selama ini lembaga-lembaga baru tambah. Itu 'kepleset omongan' atau benar ada lembaga mau dibubarkan Pak? BPIP? KSP? Atau yang lain? Kita tunggu realisasinya," jelas Jansen.

    Pertanyaan lain yang perlu dijelaskan yakni mengenai realisasi anggaran kesehatan yang disebut baru tercapai satu persen lebih. Jansen meminta agar pemerintah bisa terbuka soal penggunaan anggaran penanganan Covid-19 yang selama ini terkesan tak transparan.

    "Karena dari menit ke menit pidato ini saya amati. Di menit 5.36 bapak katakan, sektor kesehatan dana yang cair baru 1,53%. Di 28 Juni ini sudah berapa persen Pak Jokowi? Apakah ini penyebab rapid test jadi 'komersil'? Jika tak bisa gratis, tolong disubsidi pak," tandasnya.

    Terkini