GILANGNEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti sejumlah lembaga pembiayaan atau kreditor multilateral yang memberikan utang dengan bunga tinggi kepada negara-negara berkembang di tengah pandemi Covid-19.
Padahal, di tengah pandemi Covid-19 pembiayaan melalui pinjaman luar negeri merupakan salah satu jalan yang bisa diambil untuk mengatasi kekurangan anggaran penanganan kesehatan maupun pemulihan ekonomi.
Hal tersebut ia sampaikan dalam diskusi virtual bertajuk Rebrithing The Global Economy to Deliver Sustainable Development yang diselenggarakan United Nation, Rabu (1/7).