Sopir Ambulans Ungkap Pemotor yang Adang Mobil di Depok: Anggota Dishub

Selasa, 14 Juli 2020 | 11:06:49 WIB

GILANGNEWS.COM - Peristiwa pengadangan moil ambulans oleh pemotor, viral di media sosial. Sopir ambulans tersebut, Slamet Nur Ali mengungkap bahwa pemotor tersebut adalah oknum dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

"Kebetulan dari Dinas Perhubungan," kata Slamet saat ditanya siapa sosok pemotor tersebut, ketika dihubungi, Selasa (14/7/2020).

Slamet menceritakan, peristiwa itu terjadi di sekitar Komplek Perumahan BDN, Sawangan, Depok pada Sabtu (11/7) pagi. Namun, Slamet enggan menceritakan lebih detail soal kejadian itu.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Slamet menyerahkan sepenuhnya kelanjutan kasus ini ke pihak keluarga. Yang terpenting bagi Slamet, pasien yang dibawanya saat itu dalam kondisi baik.

    "Memang kan semua keputusan dari pihak keluarga ya. Sebagai tim ambulans saya enggak mau bikin gaduh gitu loh. Tetap jadi nomor 1, kondisi pasiennya sudah ada di rumah," katanya.

    Dihubungi secara terpisah, Kadishub Depok Dadang Wihana membenarkan bahwa pemotor tersebut adalah anak buahnya. Ia mengatakan, kasus itu tengah ditangani oleh Polresta Depok.

    "Iya itu anggota kami dari Dinas Perhubungan Kota Depok. Kalau itu sedang ditangani Polres Depok, kita nunggu hasil dari Polres Depok," kata Dadang.

    Kejadian ini viral setelah video amatir tersebar di media sosial. Polsek Sawangan sendiri telah menelusuri kejadian itu ke lokasi.

    "Anggota kita sudah menelusuri, memang benar ada ambulans diberhentikan pengendara kendaraan roda dua," kata Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Triharijadi, saat dihubungi, Sabtu (11/7/2020).

    Triharijadi mengatakan perselisihan tersebut terjadi karena motor karena hampir serempetan. Pemotor tersebut kemudian menyetop ambulans tersebut.

    "Diberhentikan pengendara kendaraan roda dua karena sebelum di depan komplek BDN hampir serempetan," ucapnya.

    Setelah diberhentikan, Triharijadi menjelaskan kedua pengendara sempat terlibat adu mulut seperti yang beredar di video. Namun, keduanya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

    "Terjadi cekcok mulut seperti di video, namun mereka akhirnya berdamai saling menyadari (kerugian materi juga tidak ada). Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan masing-masing," ujarnya.

    Triharijadi mengungkap tidak ada adu fisik antara keduanya. Peristiwa ini juga tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian.

    Terkini