Tahanan Koma Lalu Meninggal, Propam Polda Aceh Selidiki Dugaan Kekerasan Petugas

Sabtu, 04 Desember 2021 | 13:45:04 WIB
Ilustrasi Mayat.

GILANGNEWS.COM - Seorang tahanan Polres Bener Meriah, Saifullah (44), koma lalu meninggal dunia. Kejadian ini masih diselidiki Bidang Propam Polda Aceh untuk memastikan ada tidaknya tindak kekerasan yang dilakukan petugas.

Syaifullah ditangkap petugas Satuan Reskrim Polres Bener Meriah di kawasan SPBU Diski, Kilometer 16 Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (22/11). Dia diduga melakukan penadahan.

Jumat (26/11), keluarga mendatangi Polres Bener Meriah. Mereka pun mengetahui Saifullah dirawat di Rumah Sakit Muyang Kute dalam keadaan koma. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) dan meninggal dunia pada Jumat (3/11) pagi.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Beredar dugaan, Saifullah dianiaya petugas. Istrinya, NL telah melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy dikonfirmasi merdeka.com mengatakan, berdasarkan keterangan dokter RSUDZA Banda Aceh, Saifullah alias Fullah menderita penyakit darah tinggi, gula tinggi, kolesterol, gagal ginjal, tensi tidak stabil, dan komplikasi.

    "Namun, untuk dugaan kasus tersebut, Propam Polda Aceh akan melaksanakan penyelidikan untuk membuktikan apakah Saifullah meninggal dunia akibat perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh oknum Polri," jelasnya.

    Terkini