Rumah Gadang di Agam Terbakar, Lansia 85 Tahun Meninggal

Selasa, 21 Desember 2021 | 13:55:54 WIB
Kebakaran.

GILANGNEWS.COM - Satu unit rumah gadang di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diamuk di jago, merah Senin (20/12) malam. Seorang perempuan tua yang tinggal sendirian meninggal dunia akibat kebakaran itu.

"Korban adalah pemilik rumah atas nama Nurbaiti (85), suku Jambak, tinggal sendirian di kediamannya berupa rumah gadang saat kejadian," kata Komandan Regu (Danru) Damkar Kabupaten Agam, Alex di Bukittinggi, Selasa (21/12).

Ia mengatakan, korban tidak dapat terselamatkan warga dan tim pemadam, karena api dengan cepat membakar habis rumah yang sebagian besar berbahan kayu.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Kita mendapat informasi dari warga Simarasok atas musibah kebakaran ini dan tiba di lokasi saat api sudah tidak terkendalikan lagi," ujarnya.

    Enam unit mobil pemadam yang langsung dikerahkan ke lokasi. Tiga unit merupakan sarana miliki Damkar Kabupaten Agam. Mereka didukung Damkar Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, yang masing-masing mengirimkan satu unit armadanya.

    Korban Diketahui Sulit Berjalan

    Bangunan rumah gadang dengan ukuran 15x9 meter itu habis terbakar dan juga menimbulkan kerugian materil ratusan juta. "Kerugian sekitar Rp150 juta, asal api hingga saat ini masih belum diketahui, api bisa dipadamkan sekitar satu jam setelahnya dibantu warga Jorong Koto Tuo," kata dia.

    Korban meninggal dunia merupakan perempuan lanjut usia. Dia menderita sakit pada kakinya hingga sulit untuk berjalan. Dia tinggal di rumah gadang yang disebut masyarakat sekitar dengan nama Rumah Tuo Baiti.

    Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah kerabat terdekat untuk segera disemayamkan di pemakaman keluarga.

    Terkini