Pemko Pekanbaru Gerak Cepat Atasi Banjir, Alat Berat Dikerahkan ke Titik Rawan

Selasa, 25 Februari 2025 | 12:11:58 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, meninjau lokasi banjir di kawasan Air Hitam, Selasa (24/2/2025). (foto goriau)

GILANGNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir kembali memunculkan persoalan lama, banjir yang merendam sejumlah kawasan. Namun, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tak tinggal diam. Sejak Selasa (24/2/2025), sederet alat berat dikerahkan ke lokasi-lokasi rawan untuk melakukan normalisasi sungai dan perbaikan drainase.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil agar aktivitas warga tidak terus-menerus terganggu oleh genangan air. Salah satu fokus utama penanganan banjir kali ini adalah kawasan Air Hitam dan Sungai Sibam, yang kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.

“Daerah-daerah ini memang membutuhkan penanganan segera. Oleh karena itu, mulai besok alat berat kita turunkan ke sejumlah lokasi strategis,” ujar Markarius saat meninjau daerah terdampak pada Senin (23/2/2025).

  • Baca Juga Istri Sah Pegawai Imigrasi Pekanbaru Curhat Pilu: ''Apa Salah Saya?''
  • Baca Juga Viral! Skandal ASN Imigrasi Pekanbaru, Kantor Imigrasi Akhirnya Angkat Bicara
  • Baca Juga Cinta Terlarang Pegawai Imigrasi Pekanbaru, Digerebek Pasangan Sah Di Lampu Merah
  • Baca Juga Viral Foto Syur Ketahuan Suami, Ungkap Kisah Perselingkuhan IstrI
  • Tak hanya itu, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang menerima banyak laporan warga mengenai banjir yang masih kerap terjadi. Markarius mengungkapkan, sejak pagi hari, Agung sudah menghubunginya dan meminta agar pemerintah bergerak cepat untuk menangani masalah ini.

    “Pak wali tadi pagi menelepon langsung, meminta saya turun ke lapangan. Setelah mengecek kondisi di beberapa lokasi, kami langsung putuskan untuk mengerahkan alat berat malam ini juga,” tambahnya.

    Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah kawasan Perumahan Sidomulyo dan SMP 31 Tenayan Raya. Banjir di wilayah ini bahkan sempat mencapai ketinggian satu meter, membuat aktivitas warga dan pelajar terganggu. Setelah dilakukan pemantauan, ditemukan bahwa beberapa parit di wilayah tersebut mengalami pendangkalan dan penyumbatan yang harus segera diperbaiki.

    “Kami melihat ada beberapa drainase yang tersumbat dan perlu segera diperlebar agar aliran air lebih lancar dan tidak menyebabkan genangan berkepanjangan,” kata Markarius.

    Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat saluran air. Pemerintah berjanji akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas langkah-langkah yang diambil dalam upaya mengatasi persoalan banjir ini.

    Dengan upaya cepat yang dilakukan, harapannya banjir yang selama ini menghantui warga Pekanbaru bisa berkurang secara signifikan, dan kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan normal tanpa terganggu genangan air.

    Halaman :

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB