RIAU

Simpang Pasir Putih Pekanbaru Rusak Parah, Jalan Berlubang Picu Macet dan Bahaya Kecelakaan

GILANGNEWS.COM - Warga keluhkan jalan berlubang di simpang lampu merah Pasir Putih, Kota Pekanbaru, Riau. Di persimpangan itu, jalan rusak berlubang sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sana.

Bukan sesekali, jalan rusak parah di persimpangan itu acap kali mengakibatkan macet. Pasalnya, jalan yang sering dilalui oleh kendaraan bertonase besar itu harus dilalui dengan penuh hati-hati.

Apalagi saat kendaraan bertonase besar yang melewati persimpangan tersebut harus ekstra pelan agar kendaraan tidak oleng melewati jalan berlubang.

Banyaknya kendaraan berat melewati persimpangan itu juga jadi penyebab jalan tersebut rusak. Apalagi jalur yang rusak merupakan badan jalan yang menghubungkan Jalan Kaharuddin Nasution yang datang dari Arhanud menuju Pasir Putih.

Pantauan di lapangan, lubang jalan berada di jalur utama yang kerap dilintasi kendaraan dari berbagai arah. Saat hujan, lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Sejumlah pengendara mengaku terpaksa mengurangi kecepatan secara mendadak saat melintas di lokasi tersebut. Tak sedikit pula yang memilih memutar setir secara tiba-tiba untuk menghindari lubang, kondisi yang kerap memicu kemacetan hingga nyaris bersenggolan.

Ahmad, seorang warga yang membuka usahanya di persimpangan lampu merah Pasir Putih, mengungkapkan bahwa kondisi jalan berlubang di kawasan tersebut kerap membahayakan pengendara. Menurutnya, saat hujan turun, lubang di badan jalan sulit terlihat sehingga banyak pengendara motor nyaris terjatuh.

"Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Banyak motor hampir jatuh. Saya sering lihat pengendara kaget, bahkan ada yang bannya rusak," ujar Ahmad, Selasa (13/1/2026).

Warga sekitar juga menilai kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan maksimal. Mereka meminta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen agar tidak menimbulkan kemacetan, korban jiwa dan adanya kontrol dari pemerintah terhadap truk yang melebihi muatan yang mengakibatkan jalan rusak.


Tulis Komentar