GILANGNEWS.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), SF Hariyanto, memberikan klarifikasi terkait isu defisit anggaran dan tunda bayar di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang belakangan ramai diperbincangkan. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi keliru.
"Awalnya saya ingin diam saja, tapi karena informasinya makin simpang siur, saya rasa perlu diluruskan. Ada yang menyebut defisit mencapai Rp2,2 triliun, itu tidak benar. Data yang benar adalah defisit hanya Rp132 miliar, saya punya datanya," ujar SF Hariyanto dalam keterangannya, Jumat (21/3/2025) malam.
Menurutnya, isu defisit yang berkembang tersebut berpotensi menyesatkan jika tidak segera diklarifikasi. SF Hariyanto menjelaskan, defisit terjadi karena realisasi pendapatan Pemprov Riau pada tahun 2024 hanya mencapai Rp9,4 triliun dari target Rp11 triliun atau sekitar 85,42 persen.