Viral Video Dugem Diduga di Rutan Pekanbaru, Kepala Rutan: Masih Kami Periksa

Selasa, 15 April 2025 | 21:44:13 WIB

GILANGNEWS.COM — Sebuah video yang menampilkan sekelompok pria diduga tahanan atau narapidana tengah berpesta diiringi musik keras viral di media sosial. Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Riau.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang beredar luas sejak Senin malam (14/4/2025), terlihat sejumlah pria duduk bersandar di dinding ruangan sembari menggelengkan kepala mengikuti irama musik. Beberapa lainnya tampak asyik berjoget. Di hadapan mereka terhampar beberapa botol minuman, dan salah satunya menyerupai alat isap sabu atau bong.

Tak hanya itu, dalam tayangan tersebut juga tampak seorang pria berbaju hitam dan bercelana jeans biru duduk di sudut ruangan dengan memegang ponsel di telinganya. Situasi yang terekam seakan memperlihatkan suasana “dugem” atau berpesta di dalam ruangan tertutup.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • Belum ada kepastian lokasi dan waktu pasti kejadian tersebut direkam. Namun, narasi yang beredar luas menyebutkan peristiwa terjadi di lingkungan Rutan Kelas I Pekanbaru.

    Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Bastian Manalu, belum memberikan keterangan resmi terkait kebenaran video itu. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau untuk menelusuri lebih lanjut.

    “Masih dilakukan pemeriksaan (mengecek kebenaran video),” ujar Bastian singkat , Selasa (15/4/2025).

    Video ini mengundang perhatian publik, terutama menyangkut isu pengawasan serta kemungkinan adanya barang-barang terlarang yang bisa masuk ke dalam rutan. Dugaan adanya pesta narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan kembali memunculkan sorotan terhadap sistem pengamanan di balik jeruji.

    Terkini