GILANGNEWS.COM – Panglima Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Jhon Intan, angkat bicara dengan nada tegas dan penuh keprihatinan. Ia mengecam keras aksi brutal yang dilakukan oknum debt collector terhadap seorang perempuan di depan Mapolsek Bukit Raya pada 19 April 2025 lalu.
Bagi Datuk Jhon, kejadian tersebut tidak hanya mencoreng rasa kemanusiaan, tetapi juga melukai marwah tanah Melayu. Ia menyoroti tumpulnya respons aparat yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.
“Kami menyayangkan sikap aparat kepolisian di Polsek Bukit Raya yang tidak mencerminkan tugasnya sebagai penjaga, pelindung, dan pengayom rakyat. Bukannya memberikan rasa aman, justru membiarkan aksi kekerasan terjadi di depan mata mereka sendiri,” ujar Jhon Intan dengan nada kecewa.