GILANGNEWS.COM - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menekankan pentingnya diplomasi bilateral dalam mengatasi diskriminasi dan penderitaan yang dialami komunitas Muslim Rohingya.
Usai mengikuti 4th Meeting of the Committee of Muslim Communities and Minorities di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (12/5/2025), Muhammad Husein menilai pendekatan multilateral saja belum cukup untuk mendorong perubahan signifikan terhadap perlakuan yang diterima etnis Rohingya di negara asalnya, Myanmar.
"Sebetulnya ada usulan yang sangat menarik, bahwa seluruh negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Myanmar harus aktif melakukan diplomasi secara langsung. Tidak hanya melalui organisasi internasional, tetapi juga lewat jalur bilateral, " ujar Husein melalui keterangan tertulisnya, Selasa (13/5/2025).