GILANGNEWS.COM - Curah hujan yang meningkat dalam sepekan terakhir membawa dampak positif bagi Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) kini jarang terpantau satelit, berbeda jauh dengan kondisi pada Juli dan Agustus lalu yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan MSi menyebutkan, turunnya intensitas karhutla sangat dipengaruhi curah hujan yang semakin dominan.