Irjen Herry Heryawan Apresiasi 96 Anggota atas Keberhasilan Ungkap Jaringan Narkoba

Rabu, 19 November 2025 | 19:11:26 WIB

GILANGNEWS.COM — Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memberikan penghargaan kepada 96 personel yang berprestasi dalam pengungkapan kasus narkoba. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh jajaran terus meningkatkan kinerja.

“Ada 96 anggota Ditnarkoba Polda Riau, Direktorat Intelkam, Satuan Brimob, serta Polres Bengkalis yang menerima penghargaan,” ujar Irjen Herry usai penyerahan penghargaan di Mapolda Riau, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak diraih dengan mudah, melainkan melalui upaya keras dan kerja sama yang solid.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • “Untuk mendapatkan prestasi ini tidak gampang. Perlu effort, kerja keras, dan upaya kerja sama dalam tim kecil dengan komunikasi yang baik,” kata Irjen Herry.

    Irjen Herry menekankan pentingnya komitmen, kolaborasi, serta kepemimpinan yang kuat dalam pemberantasan narkoba. Ia menyebut peredaran gelap narkoba tidak hanya merusak kesehatan masyarakat, tetapi juga mengancam masa depan Generasi Emas Indonesia.

    “Tidak mungkin keberhasilan ini dicapai tanpa peran seorang dirigen. Karena itu, kita turut mengapresiasi Kasat Narkoba Polres Bengkalis dan Kapolres atas capaian ini,” tuturnya.

    Menurut Irjen Herry, maraknya peredaran narkoba di Riau dapat menghambat pembangunan sumber daya manusia, termasuk program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Jika peredaran narkoba di Riau tidak ditangani dengan baik, program pemerintah pusat pun bisa ikut terhambat,” tegasnya.

    Irjen Herry kembali mengingatkan jajarannya untuk menjunjung integritas. Ia menegaskan tidak akan ragu memberikan sanksi tegas hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada personel yang terlibat penyalahgunaan atau jaringan narkoba.

    “Anggota yang merusak citra Polri dengan menggunakan narkoba, menjadi informan, atau bahkan masuk dalam jaringan, jangan sampai itu terjadi. Ini sudah berkali-kali saya sampaikan,” tegas pria yang akrab disapa Herimen.

    Ia menutup dengan mengimbau para personel yang mungkin pernah terlibat untuk segera sadar dan memperbaiki diri.

    “Kalau ada, saya minta introspeksi diri. Ingat anak dan istri. Masuk polisi itu tidak mudah, jangan disia-siakan,” pungkasnya.*

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB