DPRD Pekanbaru Minta Polisi Blokir Habis Situs Judi Online, Demi Lindungi Generasi Muda

Rabu, 21 Januari 2026 | 20:39:32 WIB
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra SH

GILANGNEWS.COM - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra SH, meminta kepolisian memblokir habis situs judi online. Itu penting agar tidak merugikan masyarakat dan berdampak buruk kepada generasi muda di Pekanbaru.

Permintaan Aidhil ini menyusul maraknya kasus judol di Pekanbaru dan yang terbaru peristiwa tewasnya seorang pemuda di Pekanbaru yang diduga akibat frustasi terkait judi online.

"Yang pertama tentu kita sangat miris dengan kondisi maraknya kasus judol terlebih lagi yang terbaru ada yang sampai bunuh diri. Tentu persoalan ini harus menjadi perhatian perhatian serius semua pihak," ujar Aidhil, Rabu (21/1/2026).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Untuk aparat kepolisian, Ketua Fraksi Nasdem ini minta pengawasan diperketat dan bersikap tegas dengan memblokir situs judol.

    "Aparat kepolisian harus segera memblokir situs judi online secara menyeluruh dan dilakukan pemantauan secara kontinue agar tidak kembali muncul situs-situs yang baru," ujar Aidhil.

    Selain aparat kepolisian, peran pemerintah dan instansi terkait lainnya juga dinilai sangat penting untuk melakukan pengawasan dan sosialisasi terkait dampak buruk dari judi online ini.

    "Judol sudah merambah kemana-mana mulai dari warga kalangan menengah kebawah, kalangan anak muda dan tak jarang masyarakat yang sehari-hari hanya bisa memenuhi kebutuhan keluarga malah ikutan terjerumus," ujar Aidhil.

    Padahal menurut Aidhil, kecanduan judi online sangat berdampak buruk bagi kehidupan dan bisa menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun kerugian bagi orang lain.

    "Kecanduan judol sangat berdampak buruk bahkan bisa bertindak kriminal demi untuk mendapatkan uang, mulai dari aksi jambret, maling dan tindak kejahatannya lainnya," ujarnya lagi.

    Untuk mengantisipasi makin maraknya kasus judol di Pekanbaru, Aidhil berharap peran aktif masyarakat dan anggota keluarga untuk sama-sama melakukan pengawasan.

    "Untuk masyarakat dan orang tua kita imbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dalam menggunakan gadget. Pasalnya judi online ini sangat mudah untuk diakses oleh anak-anak makanya harus betul-betul diawasi," pungkas Aidhil.

    Terkini