DPRD Riau Minta Pemprov Lakukan Seleksi Kepala UPT Bapenda Demi Optimalisasi Pendapatan

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:39:20 WIB
Abdullah

GILANGNEWS.COM - Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pedapatan Daerah kembali mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan asesmen terhadap jabatan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau Abdullah mengatakan, sebelumnya ia dari Komisi III telah menyampaikan usulan tersebut. Namun, rencana asesmen terhadap kepala UPT Bapenda tersebut belum terealisasi.

Oleh sebab itu, dia sebagai Ketua Pansus kembali menyarankan agar Pemprov Riau melakukan seleksi ataupun asesmen terhadap calon kepala UPT Bapenda tersebut.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Menurutnya, ujung tombak pendapatan daerah itu ada di masing-masing UPT. Dengan asesmen yang dilakukan Pemprov, tentunya akan terpilih orang-orang yang betul kompeten dalam bidangnya khusus pendapatan.

    "Karena selama ini yang diasesmen kan cuma kepala badan pendapatan saja, UPT tidak. Sementara yang betul-betul bekerja untuk pendapatan itu ya UPT. Karena Bapenda sifatnya hanya menerima laporan saja dari UPT," ujar Abdullah, Jumat (23/1/2026).

    Politisi PKS dari Dapil Siak dan Pelalawan ini menyebut, pendapatan asli daerah harus ditingkatkan. Banyak potensi pendapatan yang belum tergarap dengan maksimal.

    "Mulai dari pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar, pajak air permukaan, maupun retribusi lainnya," ucapnya.

    Selain asesmen kepala UPT, Sekretaris Fraksi PKS Riau itu juga menyarankan agar pejabat-pejabat yang ada di masing-masing UPT dilakukan evaluasi ataupun penyegaran terhadap jabatan-jabatan yang ada.

    Hal itu mengingat banyaknya orang-orang lama yang menetap di masing-masing UPT, namun pendapatan yang dikumpulkan tak jauh berubah.

    "Makanya kita sarankan juga untuk dievaluasi pejabat-pejabat disana. Kan orang-orang lama semua itu, kita nggak tahu mereka betul-betul meningkatkan PAD atau tidak," pungkasnya.

    Terkini