Gepeng Kembali Marak di Pekanbaru, Dinsos Sebut Karena Masih Banyak yang Memberi Uang
GILANGNEWS.COM - Aktivitas gelandangan dan pengemis (Gepeng) kembali marak di sejumlah titik Kota Pekanbaru.
Mereka terlihat berkeliaran di delapan simpang lampu merah, di antaranya Simpang SKA, Garuda Sakti, kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, hingga Jalan Harapan Raya.
Plt Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy menyebut, kemunculan gepeng ini salah satunya dipicu karena masih banyak pengendara yang memberikan uang di jalan.
"Karena sering dikasih, jumlahnya jadi makin banyak. Padahal itu melanggar Perda Nomor 12 tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial," kata Junaedy kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Ia menegaskan, gepeng yang kedapatan beroperasi di jalan akan ditertibkan dan diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ditindaklanjuti sesuai aturan.
Menurutnya, meski sebagian masyarakat merasa kasihan, kebiasaan memberi uang di lampu merah justru memperparah kondisi.
Bahkan, tidak sedikit warga yang terkejut mengetahui besarnya penghasilan gepeng, namun tetap saja memberikan uang.
"Kami imbau masyarakat agar lebih sadar. Kalau mau bersedekah, jangan di jalan. Salurkan ke panti asuhan, masjid, atau lembaga resmi," tegasnya.
Junaedy menambahkan, Dinsos Pekanbaru terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban, sekaligus memberikan pembinaan agar persoalan gepeng di Pekanbaru bisa ditangani lebih efektif.




Tulis Komentar