GILANGNEWS.COM - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA Indonesia) Seto Mulyadi adalah salah satu pihak yang mendukung wacana dihapuskannya ujian nasional (UN) sebagai standar kelulusan siswa yang sebelumnya sempat dilontarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendy.
Pihaknya pun sudah berencana untuk mengadakan pertemuan dengan Mendikbud dalam waktu dekat. Ketika ditemui usai konferensi pers di Komisi Perlindungan Anak, Seto mengatakan bahwa UN hanyalah ajang untuk menimbulkan bibit-bibit koruptor kecil.
"Karena saya pernah merasakan. Saya pernah jadi anggota BNSP (Badan Nasional Sertifikasi) kemudian saya bertugas ke daerah Timur lalu tiba tiba, guru membawa hasil UN dan saya lihat bagus sekali, (mereka bilang) sudah kak Seto diam saja sudah kami ganti semua," ungkap dia beberapa waktu lalu sebagaimana dilansir viva.co.id