Golkar Beberkan Sosok Pengganti Setnov di Kursi DPR

Selasa, 02 Januari 2018 | 13:15:01 WIB
Ace Hasan

GILANGNEWS.COM -  Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily membeberkan sosok pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI. Sosok pengganti Setnov tersebut yakni yang harus mampu memulihkan citra DPR sebagai lembaga yang bersih dan terhormat.

"Tentu Golkar akan memprioritaskan kader yang memiliki kriteria yang diharapkan masyarakat yang dapat memulihkan citra DPR RI sebagai lembaga negara yang terhormat," kata Ace.

Tidak hanya itu, kata Ace, beberapa kriteria atau persyaratan untuk menjadi calon Ketua DPR telah disepakati oleh jajaran pengurus internal Golkar. Salah satunya yakni, memiliki pengalaman sebagai anggota DPR RI.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Mereka juga harus disertai pernah memimpin alat kelengkapan dewan (AKD), apakah sebagai pimpinan Fraksi atau pimpinan komisi," sambungnya.

    Untuk mengembalikan citra DPR sebagai lembaga yang bersih dari korupsi, Golkar juga mensyaratkan calon Ketua ‎lembaga parlemen tersebut bebas dari permasalahan hukum.

    "Bahkan kalau perlu tidak memiliki potensi masalah hukum. Ini sangat penting agar tidak menjadi masalah setelah menjabat sebagai Ketua DPR RI. Ini merupakan elemen yang sangat mendasar dalam menegakan mewujudkan integritas pimpinan Dewan," terangnya.

    Terakhir, sambung Ace, syarat untuk dipilih menjadi calon Ketua DPR yakni harus mampu berkomunikasi baik dengan lintas ‎partai dan pejabat-pejabat pemerintah lainnya.

    "Kriteria ini sangat penting karena Ketua DPR RI harus mampu menjalin komunikasi lintas fraksi dalam mencapai target-target kinerja DPR baik legislasi, pengawasan maupun anggaran," pungkas Ace.

    Terkini