Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
"Kami menargetkan pengunjung tahun ini sampai 10 ribu orang, atau setidaknya mengalami peningkatakan dari tahun lalu yang tercatat 5 ribu orang," kata Humas Kelenteng Sam Poo Kong Anandita dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (16/2).
Salah satu pengunjung yang mengantre, Muhammad Putra (32) datang bersama istri dan anaknya. Ia sekaligus datang untuk mengisi liburan panjang akhir pekan.
"Kami datang mau liburan saja sebenarnya, mau liat barongsai. Menurut saya acara di sini kan memang boleh dinikmati siapa pun," kata Putra kepada CNNIndonesia.com.
Putra sekeluarga memang bukan warga keturunan Tionghoa. Ia seorang Muslim.
Pengunjung lain, Andi Sutrisno (23) datang bersama temannya. Ia datang hanya untuk memotret momen menarik. "Saya lebih ingin motret daripada nonton penampilan barsongsai dan lain-lain. Tapi kalau motret orang beribadah harus sopan," kata Andi.
Kelenteng Sam Poo Kong memiliki nilai sejarah tinggi. Tempat ibadah Tridharma (TITD) itu merupakan penanda Laksmana San Poo Tay Djien atau Cheng Ho berkunjung ke Semarang. Cheng Ho berlabuh pada tahun 1416 di tempat ini, karena juru mudi kapalnya, Ong Keng Hong sakit keras. Ong Keng Hong ditinggalkan di sana karena Cheng Ho harus melanjutkan ekspedisi.
Ong Keng Hong bersangsur membaik setelah dirawat awak kapal yang menetap bersama warga Bukit Simongan.
Baik Cheng Ho, Ong Keng Hong maupun sebagian awak kapalnya beragama Islam. Setelah membaik, Ong Keng Hong dan awak kapal lainnya pun mulai menyebarkan agama Islam. Mereka juga selalu menceritakan sosok Cheng Ho yang berani serta bijaksana.
Perkataan Ong Keng Hong tentang Cheng Ho direspons positif oleh warga sekitar. Bersama-sama, mereka membuat simbol penghormatan untuk Cheng Ho di salah satu gua yang disebut Gedung Batu. Simbol tersebut lalu disempurnakan menjadi Klenteng Sam Poo Kong.
Walau menjadi tempat ibadah umat Tridharma, banyak pula umat Islam Kejawen yang masih sering datang untuk melakukan ziarah ke makam Ong Keng Hong serta turis yang datang untuk wisata sejarah.
Terkini
Rabu, 22 April 2026 | 17:38:11 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 17:34:20 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 17:28:15 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 10:56:51 WIB
Senin, 20 April 2026 | 21:03:57 WIB
Senin, 20 April 2026 | 21:00:37 WIB
Senin, 20 April 2026 | 20:57:33 WIB
Senin, 20 April 2026 | 20:54:49 WIB
Senin, 20 April 2026 | 20:43:22 WIB
Senin, 20 April 2026 | 20:37:40 WIB