Fadli Zon sebut ada waktunya Prabowo buka data perampokan kekayaan Indonesia

Kamis, 03 Mei 2018 | 21:02:13 WIB
Fadli Zon di DPP Partai Gerindra.

GILANGNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pada waktunya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan membuka data perampokan kekayaan Indonesia. Karena, kata Fadli, kekayaan Indonesia sudah sangat jelas dirampok.

"Ya pastilah pada waktunya dalam perdebatan yang lalu kan saya kira sudah," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5).

Menurut Fadli pencurian yang paling berbahaya adalah melalui kebijakan. Di antaranya kebijakan yang bisa menguntungkan pihak asing.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Kebijakan yang menguntungkan pihak asing itu namanya satu proses the silent take over atau pengambilalihan secara diam-diam gitu ya," ujarnya.

    "Jadi melalui kebijakan itu saya kira banyak sekali apa yang dulu Pak Prabowo sering katakan itu masalah kebocoran dari kekayaan kita mulai dari ilegal fishing ilegal maining dan berbagai macam lainnya," ucapnya.

    Diketahui, dalam acara deklarasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Prabowo Subianto tiba-tiba saja menghentikan sejenak pidatonya. Itu terjadi ketika sedang membahas buku yang ditulisnya.

    "Saya sudah punya data dan saya sudah bikin buku. Saya katakan bahwa kekayaan Indonesia dirampok, dicuri," kata Prabowo di Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (1/5).

    Prabowo melanjutkan "Kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia," ungkapnya.

    Terkini