GILANGNEWS.COM - Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih menyayangkan sikap pemerintah yang tak memperhatikan nasib para honorer. Pernyataan itu menanggapi kebijakan yang pemerintah telah memutuskan menaikkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa menyertakan para honorer.
"Artinya pemerintah tidak memperhatikan kami. Padahal kami juga ikut bekerja keras demi negara di berbagai daerah di pelosok," kata Titi saat ditanya wartawan, Jumat (25/5).
Untuk menaikkan tunjangan bagi PNS, pemerintah pun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 35,76 triliun. Angka itu meningkat 68,9 persen dari tahun lalu.