JK: Politik Modus Ibadah Takjil #2019GantiPresiden Tak Etis

Sabtu, 26 Mei 2018 | 20:23:21 WIB
Wapres Jusuf Kalla.

GILANGNEWS.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengecam aksi politik bermodus bagi-bagi takjil dengan hastag #2019GantiPresiden yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut JK bagi-bagi takjil dengan disisipkan #2019GantiPresiden merupakan tindakan yang tidak etis.

"Ya jelas ya kurang etislah  itu," kata JK usai menghadiri acara Buka Puasa Bersama Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, di Kementerian Sosial, Sabtu ,26 Mei 2018.

  • Baca Juga Catatan Penyandang Dana KKB Papua Ditemukan, Pimpinan DPRD dan Pejabat Pemda Diperiksa
  • Baca Juga Korban Salah Tangkap Densus 88 di Pekanbaru Dirawat di RS
  • Baca Juga Selama Sebulan Petugas Gabungan Telah Mengklaim Menembak 15 KKB di Puncak Papua
  • Baca Juga Teroris Al-Shabaab Serbu Hotel Berbintang di Somalia
  • JK mengatakan, masyarakat harus lebih dapat memisahkan mana yang kegiatan untuk kepentingan politik, dan mana kegiatan untuk kepentingan ibadah. Jangan dicampuradukkan antara politik dan ibadah.

    "Jadi kalau berikan bantuan ya bantuan. kalau mau ibadah ya ibadah. Tapi tidak usah masukan politik-politik," ujar JK.

    Seperti diketahui, aksi bagi-bagi takjil dilakukan sekelompok orang dengan gerakan #2019GantiPresiden. Mereka melakukan aksi bagi-bagi takjil di Mesjid Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat.

    Aksi yang membagikan makanan takjil dengan diselipkan stiker bertuliskan #2019GantiPresiden itu pun sempat ramai menjadi perbincangan publik media sosial.

    Terkini