GILANGNEWS.COM - Dua dosen dinonaktifkan dari jabatan strukturalnya di Unversitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta karena diduga berafiliasi dengan ideologi khilafah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Penonaktifan keduanya dikonfirmasi Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani. Iva menerangkan sebelum diputuskan dinonaktifkan, kedua dosen tersebut telah dipanggil Rektor UGM Panut Mulyono untuk diketahui mengenai cara pandang mereka.
"Tadi hanya berdialog dengan rektor, bertukar wawasan dan argumentasi soal Pancasila, wawasan kebangsaan,dan kenegaraan. Sehingga selanjutnya diputuskan akan dibawa ke Dewan Kehormatan Universitas (DKU)," ujar Iva saat ditanya wartawan, Jumat (8/6).