GILANGNEWS.COM - Jundi Kurniawan (27), tersangka penyebar ujaran kebencian lewat media sosial Instagram, mengaku kurang menyukai cara Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerap menaikkan harga sejumlah barang tanpa pemberitahuan.
Dia mengaku hal tersebut melatarbelakangi aksinya menyebarkan berbagai konten ujaran kebencian terkait Jokowi lewat sejumlah akun Instagram yang dibuatnya sejak akhir 2016. Salah satu konten itu ialah tudingan bahwa Jokowi pengikut Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Kenapa ke Jokowi, karena saya kurang suka dengan kebijakannya menaikkan semua barang-barang tanpa pemberitahuan," kata Jundi di hadapan wartawan di kantor sementara Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (23/11).