Aparat Adang Demo Aktivis Peringati Papua Merdeka

Sabtu, 01 Desember 2018 | 09:26:52 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Puluhan personel kepolisian mengadang ratusan aktivis dari Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP), Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Indonesia (AMPTPI) di depan gerbang Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (1/12). 

Para aktivis itu rencananya akan melakukan long march menuju Kedutaan Besar Belanda di kawasan Kuningan, Jakarta, untuk memperingati 57 Tahun deklarasi Kemerdekaan West Papua pada 1 Desember 1961. 

Dari kedutaan Belanda massa melanjutkan aksinya ke kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Tapi sampai sekarang massa aksi masih diadang puluhan Brimob (sebagian berpakaian preman) di pintu keluar LBH Jakarta," kata juru bicara Juru Bicara FRI-West Papua, Surya Anta kepada wartawan.

    Surya berkata aparat berusaha melarang massa melanjutkan aksi. Namun, Surya menegaskan massa tetap pada rencana aksi semula. 

    Massa aksi akan memaksa untuk melakukan long march. Tuntutan yang diusung dalam aksi ini adalah kemerdekaan Papua dari Republik Indonesia.

    Kepolisian di sejumlah daerah sebelumnya telah meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1 Desember dan 10 Desember mendatang. 

    Di Mimika, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika pada Jumat (16/11), mengatakan peningkatan pengamanan untuk mencegah hal tak diinginkan saat milad OPM.

    "Kita semua berharap tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama. Masyarakat tidak khawatir atau resah berlebihan," kata AKBP Agung seperti dilansir dari Antara.

    Terkini