GILANGNEWS.COM - Buntut aksi mahasiswa Papua di Surabaya merayakan Hari Kemerdekaan Papua Barat di Jalan Pemuda, Sabtu (1/12), 233 orang diperiksa di Polrestabes Surabaya. Mereka menuntut agar rakyat Papua diberi kebebasan menentukan nasibnya. Para mahasiswa juga sempat membawa atribut Bintang Kejora saat melakukan aksi.
Para mahasiswa melakukan aksi dengan membawa sejumlah atribut spanduk dan poster. Tak hanya itu, mereka juga meneriakkan revolusi West Papua. "Revolusi Papua Revolusi..Revolusi Papua," ujar orator aksi.
Aksi mereka pun mendapat pengawalan polisi dan sejumlah ormas Bela NKRI. Bahkan saat bubar pun mereka dikawal hingga menuju asrama mahasiswa Papua Jalan Kalasan. Ini mengantisipasi bentrok antara mahasiswa Papua dan massa ormas.