Timses Jokowi: Fadli Zon Memperkosa Khitah Puisi

Kamis, 06 Desember 2018 | 09:17:40 WIB
Fadli Zon.

GILANGNEWS.COM - Timses capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengkritik puisi yang dibuat Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Menurut timses Jokowi-Ma'ruf, Fadli memperkosa khitah atau tujuan dasar puisi yang harusnya penuh keindahan.

"Ini puisi kebencian. Sebagai karya sastra, puisi semestinya penuh keindahan. Sebagai alumni Fakultas Sastra, Fadli Zon semestinya paham itu. Tetapi karena syahwat politiknya lebih besar daripada cipta, rasa, dan karsanya, Fadli Zon memperkosa khitah puisi yang semestinya penuh keindahan menjadi penuh kebencian," kata Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong, kepada wartawan, Kamis (6/12/2018).

Menurut Usman, puisi yang semestinya abadi kini menjadi bersifat sesaat karena disesaki kebencian. Dia mengaku tak akan membalas puisi Fadli lewat puisi karena tak mau ikut-ikutan memperkosa keindahan puisi.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Puisi yang semestinya abadi, menjadi bersifat sesaat karena disesaki kebencian. Saya tidak mau menjawab puisi kebencian Fadli Zon dengan puisi lagi karena itu sama saja saya 'memerkosa' keindahan puisi. Saya termasuk orang yang memuliakan puisi. Puisi terlalu indah untuk menjadi wahana untuk mengungkapkan kebencian. Tapi, bukan Fadli Zon namanya kalau otak dan hatinya tak sesaki dengan kebencian demi melampiaskan syahwat politiknya," ujarnya.

    Sebelumnya, Fadli menulis puisi terbaru. Kali ini, Fadli menulis puisi berjudul 'Jaenudin Nachiro Namamu'.

    Puisi itu diunggah Fadli di akun Twitter-nya, @fadlizon, Rabu (5/12/2018). Dalam salah satu baitnya, ia menyebut-nyebut 'moncong putih berliur ludah.

    Berikut puisi Fadli berjudul 'Jaenudin Nachiro Namamu':

    Jaenudin Nachiro Namamu

    Jaenudin Nachiro namamu
    Otak pas-pasan setengah dungu
    Matamu menyala merah
    Moncong putih berliur ludah

    Jaenudin Nachiro namamu
    Meniti realita padahal semu
    Narasi pandir kosong tak berisi
    Membuat malu seantero negeri

    Nachiro sulap jadi pembalap
    Naik chopper gaya alap-alap
    Nachiro bermahkota ala raja
    Bicara gagap tak punya data

    Nachiro tunjukkan kuasa
    Bikin sempurna mau ketawa
    Nachiro kerja minus prestasi
    Mengigau di tengah mimpi

    Nachiro oh Nachiro
    Potret zaman sontoloyo

    Fadli Zon, Citeureup, Bogor, 5 Des 2018   

    Terkini