Panglima TNI: Korban Penembakan Pahlawan Pembangunan Papua

Jumat, 07 Desember 2018 | 10:23:52 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut korban tewas penembakan di Papua sebagai pahlawan pembangunan Papua.

GILANGNEWS.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan para karyawab PT Istaka Karya korban penembakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Kabupaten Nduga merupakan pahlawan pembangunan di Papua.

Hal itu ditegaskan Panglima TNI saat menemui keluarga korban di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika, Jumat (7/12) pagi.

"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban. Mereka adalah pahlawan pembangunan Papua. Mereka sudah memberikan dedikasi yang tinggi bagi bangsa dan negara. Semoga keluarga ikhlas menerima cobaan berat ini," kata Marsekal Hadi seperti dikutip dari Antara.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Panglima TNI berjanji untuk menangkap dan memproses para pelaku kejahatan kemanusiaan itu ke meja hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    PT Istaka Karya adalah perusahaan BUMN yang dipercayakan menangani pekerjaan Jembatan Kali Yigi dan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga. 

    Pada 2 Desember 2018, puluhan pekerja proyek itu ditembak oleh pasukan TPNPB. Pemerintah menyatakan jumlah korban tewas dalam peristiwa itu sebanyak 19 orang yang terdiri dari para pekerja dan seorang TNI.

    Hadi menegaskan peristiwa itu tidak akan menyurutkan niat dan komitmen pemerintah untuk membangun pedalaman Papua agar masyarakatnya bisa sejahtera. Dia mengatakan pembangunan Jembatan Kali Yigi dan Jalan Trans Papua akan kembali dilanjutkan mulai pekan depan.

    Direktur PT Istaka Karya Sigit Winarto mengatakan perusahaan akan memfasilitasi pemulangan hingga pemakaman jenazah para korban di lima daerah, di antaranya Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

    Perusahaan juga berkomitmen memberikan santunan kepada isteri dan anak-anak maupun orang tua para korban, serta beasiswa pendidikan hingga jenjang SMA bagi putra-putri korban.

    Tim DVI Polda Papua dan dibantu Tim DVI Mabes Polri hingga Jumat ini baru berhasl mengidentifikasi sembilan jenazah karyawan PT Istaka Karya.

    Tujuh jenazah lainnya sudah tiba di Timika dan sedang diidentifikasi oleh Tim DVI Polri. Sementara tiga jenazah lain sedang dalam pencarian oleh aparat gabungan TNI Polri di sekitar Gunung Kabo, Distrik Yall Kabupaten Nduga.

    Terkini