GILANGNEWS.COM - Edy Rahmayadi menganggap PSSI sebagai organisasi paling berat yang pernah dipimpinnnya setelah memutuskan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI dalam Kongres di Hotel Sofitel, Bali, Minggu (20/1).
Edy mengumumkan keputusan yang mengejutkan. Dalam pidato di Kongres, Edy menyatakan mundur dari Ketua Umum PSSI, jabatan yang diembannya sejak November 2016. Sebagai pengganti, Edy menunjuk Joko Driyono.
Edy mengaku merasakan tekanan luar biasa selama memimpin PSSI. Bahkan Gubernur Sumatera Utara itu menganggap PSSI sebagai organisasi paling berat yang pernah dipimpinnya.