Manajer Persib Sebut Edy Dikihianati Orang Dalam PSSI

Ahad, 20 Januari 2019 | 13:26:27 WIB
Manajer Persib klaim Edy Rahmayadi dikhianati bawahannya.

GILANGNEWS.COM - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menilai Edy Rahmayadi yang baru saja mengundurkan diri telah dikhianati oleh orang-orang di dalam PSSI.

Umuh mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI dalam kongres tahunan di Hotel Sofitel, Bali, pada Minggu (20/1).

Umuh menilai Edy lebih baik fokus mengurus Sumut ketimbang sepak bola. Ia menganggap rangkap jabatan Edy berpengaruh kepada kepengurusan internal organisasi PSSI, termasuk informasi terkini tentang sepak bola Indonesia yang diterimanya.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Karena Pak Edy juga sibuk, jadi mungkin laporan dari anak buahnya 'enak-enak' saja ya. Ini Pak Edy juga dikhianati orang dalam [PSSI] sendiri," kata Umuh kepada para awak media, Minggu.

    Kendati demikian Umuh tidak menjelaskan lebih lanjut tentang 'orang dalam PSSI' yang dimaksud.

    Mengenai pengganti Ketum PSSI, Umuh ingin menunggu komunikasi dengan rekan-rekan dia terlebih dahulu. "Tunggu lah, kami terlalu dini. Belum sampai situ, saya juga belum kepikiran siapa," katanya menambahkan.

    Untuk sementara, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditunjuk Edy sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI. 

    Lebih lanjut, Umuh mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) harus segera dimulai. "Lebih cepat, lebih baik ya. Setelah pemilu mungkin," ucap dia.

    Sebelumnya Edy sempat menyinggung Umuh sebagai sosok yang sering berkoar dari belakang untuk mengkritik PSSI. Sentilan tersebut Edy lontarkan saat menyampaikan pernyataan mundur dari PSSI.

    Umuh sendiri mengaku tidak masalah dengan sindiran tersebut. Ia malah mengaku hubungannya dengan Edy selama ini sangat baik.

    "Saya pernah diundang Pak Edy ke rumah dinas. Kalau saya pasrah saja, tidak ada masalah. Untuk persepakbolaan Indonesia, ini risiko saya," ujar Umuh.

    "Kenapa harus sakit hati? Biar saja, orang semua tahu sepak terjang dan kiprah di persepakbolaan. Sekarang kami harus hati-hati memilih pemimpin," ujarnya melanjutkan.

    Selain itu, Umuh juga menegaskan tidak berminat untuk menggantikan Edy sebagai Ketua Umum PSSI.

    "Jangan lah, saya tidak mampu. Kalau saya hanya membimbing saja kalau ada yang tidak baik. Ada [calon Ketua Umum PSSI] yang lebih baik dan bagus dari kawan-kawan [pemilik suara], ayo siapa?" tutur Umuh.

    Terkini