Diteraki Pendukung Jokowi, Sandiaga Uno Malah Bilang Begini

Selasa, 29 Januari 2019 | 13:57:02 WIB

Diteraki Pendukung Jokowi, Sandiaga Uno Malah Bilang Begini

GILANGNEWS.COM - Calon wakil presiden nmor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (28/1/2019) kemarin. Insiden menarik terjadi di tengah perjalan ketika Sandi diteriki sejumlah pendukung Joko Widodo.

Sejumlah titik di kota gaplek disinggahi, hingga akhirnya dia menutup kunjungan dengan makan nasi kucing di Kecamatan Eromoko pada malam hari.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Di tengah perjalanan menuju tempat Warung Hik Kartika Sari, milik warga bernama Edi, Sandi disambut sejumlah pendukung calon presiden Joko Widodo.

    Mereka berkumpul di pertigaan Eromoko sambil berteriak “Jokowi” saat mobil yang ditumpangi Sandi hendak melintas. Sekumpulan orang itu juga mengenakan atribut pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf.

    Alih-alih menghindar, saat mobil melintasi kerumunan itu, Sandi justru membuka kaca mobilnya.

    Kepada mereka yang berkumpul Sandi malah menitip salam untuk Presiden Jokowi.

    “Sampaikan salam sama Pak Jokowi,” ucapnya dari dalam mobil.

    Sesampai di Warung HIK Kartika Sari, Sandi menyantap nasi kucing dan penganan tambahan yang tersaji di meja, seperti sate telur puyuh, sate kerang, tempe, tahu, dan kerupuk. Dia juga memesan sminuman khas Wonogiri, susu jahe.

    Usai makan, Sandiaga Uno menggelar dialog di depan warung. Hanya ditemani lampu neon, banyak warga mengeluhkan kondisi kehidupan yang mereka jalani sekarang.

    Mantan wagub DKI Jakarta itu berjanji akan memperbaiki keadaan mereka yang kebanyakan berprofesi sebagai petani.

    “Pemerintah harus hadir. Insya Allah, di bawah pemerintahan Prabowo-Sandi, pupuk harus tersedia, tidak dipersulit. Karena pupuk sangat penting. Kami juga akan stop impor hasil pertanian ketika petani panen,” bebernya.

    “Kami fokus untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Bukan cuma petani, tapi juga nelayan, petambak dan seluruh masyarakat Indonesia,” tandas Sandi.

    Terkini